Jurnal Eka Komariah Kuncoro

Berbagai Catatan….

Perihal

Eka Komariah     Eka Komariah Kuncoro, lahir di Sukabumi pada tanggal 19 November 1947. Saat ini terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mewakili propinsi Kalimantan Timur periode 2004-2009. Sebelumnya pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI (1999-2003) dan anggota DPRD Tk. I Propinsi Kaltim selama 3 periode (1987-1999). Sebelum aktif di ranah politik, saya adalah pengajar di Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman sejak tahun 1973 dan mengambil pensiun dini pada tahun 1999.Tahun 2000 resmi pensiun dari PNS dan penuh berkiprah di bidang politik.
Saya alumni Institut Pertanian Bogor (IPB Angkatan 1967), Osaka University for Foreign Studies (1976), Hokaido University (1977-1978), dan memperoleh gelar Master dari Washington State University dalam bidang Penyuluhan Kehutanan (1984).

Blog ini saya maksudkan sebagai salah satu sarana komunikasi antara saya dengan pihak-pihak yang peduli akan hal-hal yang berhubungan  dengan politik dan pemberdayaan perempuan. Juga rencananya akan berisi jurnal kegiatan saya sebagai laporan ke masyarakat akan kinerja DPD khususnya yang berasal dari Kalimantan Timur.

Karena saya juga masih belajar dalam menulis blog, mohon masukan untuk tampilan dan cara penulisan blog  catatan kegiatan ini…. 🙂

Iklan

6 Komentar »

  1. Wah produktif ya udah dapat menghasilkan buku yang diterbitkan bulan Januari 2008. Bisa nggak kami dikirimi buku tersebut atau kalau mau beli buku Ibu itu dijual di toko buku mana ? Karena kemarin saya ke Gramedia belum melihat buku yang Ibu tulis
    Imank

    Komentar oleh imankuncoro | 2008-02-20 | Balas

  2. Sejak dulu sampai sekarang, beliau selalu peduli dengan masalah perempuan, terutama pemberdayaan perempuan. Beliau tak kenal lelah memperjuangkan tercapainya kuota 30%. Dengan adanya blog ini diharapkan perjuangan beliau mendapat dukungan penuh dari teman-teman yang juga peduli dengan masalah perempuan dan mau memperjuangkan hak-hak perempuan.

    Komentar oleh nadia | 2008-02-20 | Balas

  3. Beliau adalah ibu yang sayang dan peduli dengan keluarga. Saya bangga memiliki ibu yang sukses berkarir, namun tetap tidak mengabaikan keluarga. Walau sejak menjabat sebagai anggota DPR-RI, beliau harus tinggal terpisah dengan keluarga, tetapi beliau tetap meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman. Setiap ada waktu dan rezeki, beliau mengunjungi kami. Oleh karena itu, kami sebagai keluarga memberi dukungan penuh atas keinginan beliau untuk berkarir dalam dunia yang sekarang digelutinya.
    Dalam kesehariannya, beliau biasa dipanggil “Eyang putri” oleh kedua cucu dari putri pertamanya, Dira dan Dika. Seperti kakek-nenek pada umumnya, beliau memang memanjakan cucu-cucunya. Tak heran, beliau sangat dekat dengan kedua cucunya.

    Komentar oleh nadia | 2008-02-20 | Balas

  4. Alhamdulillah, terima kasih atas buku dzikir dan asmaul husna yang ibu berikan. Buku dzikir dan asmaul sangat bermanfaat. Cukup banyak yang berminat untuk memilikinya juga. Semoga amalan ibu mendapat balasan pahala dan kemudahan dalam segala urusan.

    Komentar oleh dhea | 2008-02-20 | Balas

  5. Ketika googling di internet mencari data tambahan untuk penulisan sebuah artikel, tiba-tiba saya sampai di blog ini. Wah.., selamat Bu atas blog-nya. Bagus kok. Tinggal lebih sering di update-nya Bu. Saya jadi teringat sekitar dua tahun lalu, pernah mewawancarai Ibu terkait penyelenggaraan Semiloka Nasional Perempuan Parlemen Se-Indonesia (“Reposisi, Refungsionalisasi dan Revitalisasi Perempuan Parlemen”) oleh KPPRI. Meskipun DPD hingga saat ini masih berupaya untuk meningkatkan perannya di parlemen, sebagai wakil rakyat, semoga Ibu tetap semangat memperjuangkan “mainstreaming gender” dan juga mengatasi persoalan “human trafficking”, seperti yang Ibu katakan waktu itu.

    Komentar oleh joego | 2008-02-20 | Balas

  6. Saya mungkin salah seorang yang cukup beruntung dapat mengenal dan bisa berinteraksi dari dekat tetang sosok Ibu EKK ini… dan saya jg sdh membaca buku yang di tulisnya.Saya melihat apa yang di tulisnya merupakan sebuah bentuk “pemberontakan” seorang EKK dalam implementasi pengarusutamaan gender sebagai strategi perwujudan kesetaraan dan keadilan gender yang belum merata terutama di tingkat Legislatif (baca DPD.Bravo Bunda…. terus berjuang “Yakin Usaha Sampai”……….

    Komentar oleh Ramlan | 2008-02-20 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: